back to top
Katulistiwa |

Kelurahan Tubo Tuntaskan DK 2025: UMKM Dibantu, Infrastruktur Digenjot

Terpopuler

Artikel Terkait

Ternate — Pemerintah Kelurahan Tubo, Ternate Utara, telah menuntaskan penggunaan Dana Kelurahan (DK) tahap I dan II tahun 2025 masing-masing senilai Rp 100 juta melalui program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan fisik.

Lurah Tubo, Roswita Soleman, saat ditemui Jumat (12/12), menjelaskan bahwa DK tahap I difokuskan pada program pemberdayaan, sementara tahap II untuk pembangunan fisik.

“Mengenai pemberdayaan, kami menyalurkannya kepada pelaku UMKM berupa 15 unit kompor, dua pres es, dua belanga, dan dua alat percetakan roti,” ujarnya.

Roswita melanjutkan, fasilitas untuk posyandu juga diberikan, antara lain satu unit AC, masing-masing lima meja dan kursi, satu timbangan bayi, serta dua timbangan dewasa.

Selain itu, disalurkan pula dua gergaji listrik dan dua sekop untuk kebutuhan pertukangan.

“Sementara untuk pembangunan fisik, hanya ada dua kegiatan. Pembuatan rabat beton di RT 7 dengan volume 205 meter sudah selesai. Untuk RT 8 dengan volume 70 meter belum rampung karena cuaca kurang mendukung, tetapi akan diselesaikan pekan ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, laporan DK tahap I telah dimasukkan, sedangkan laporan tahap II masih direkap sambil menunggu penyelesaian satu kegiatan yang tersisa.

Roswita berharap, program pemberdayaan dan pembangunan fisik tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Tim Redaksi
Editor:

Literasi

Profile

Khazanah

Bagikan :

Artikel Terkait

Ternate — Pemerintah Kelurahan Tubo, Ternate Utara, telah menuntaskan penggunaan Dana Kelurahan (DK) tahap I dan II tahun 2025 masing-masing senilai Rp 100 juta melalui program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan fisik.

Lurah Tubo, Roswita Soleman, saat ditemui Jumat (12/12), menjelaskan bahwa DK tahap I difokuskan pada program pemberdayaan, sementara tahap II untuk pembangunan fisik.

“Mengenai pemberdayaan, kami menyalurkannya kepada pelaku UMKM berupa 15 unit kompor, dua pres es, dua belanga, dan dua alat percetakan roti,” ujarnya.

Roswita melanjutkan, fasilitas untuk posyandu juga diberikan, antara lain satu unit AC, masing-masing lima meja dan kursi, satu timbangan bayi, serta dua timbangan dewasa.

Selain itu, disalurkan pula dua gergaji listrik dan dua sekop untuk kebutuhan pertukangan.

“Sementara untuk pembangunan fisik, hanya ada dua kegiatan. Pembuatan rabat beton di RT 7 dengan volume 205 meter sudah selesai. Untuk RT 8 dengan volume 70 meter belum rampung karena cuaca kurang mendukung, tetapi akan diselesaikan pekan ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, laporan DK tahap I telah dimasukkan, sedangkan laporan tahap II masih direkap sambil menunggu penyelesaian satu kegiatan yang tersisa.

Roswita berharap, program pemberdayaan dan pembangunan fisik tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Tim Redaksi
Editor:
Bagikan :

Artikel Terkait

Terpopuler

Latest Articles