back to top
Katulistiwa |

Gubernur Sherly: OJK Hadir, Literasi Keuangan Harus Melaju di Maluku Utara

Terpopuler

Artikel Terkait

Ternate — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi membuka Kantor Perwakilan di Maluku Utara. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menegaskan bahwa kehadiran OJK di daerah ini harus menjadi momentum memperkuat literasi keuangan masyarakat demi menekan maraknya praktik keuangan ilegal.

Dalam konferensi pers usai peresmian kantor dan pengukuhan Kepala OJK Provinsi Maluku Utara di Bela Hotel Ternate, Selasa, (9/12/2025), Sherly mengatakan Pemerintah Provinsi siap berkolaborasi penuh.

“Kami sangat mengapresiasi akhirnya OJK memiliki kantor di Maluku Utara,” ujarnya.

Sherly menekankan bahwa literasi keuangan dan literasi digital menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya penetrasi layanan keuangan digital.

Pemprov, kata Sherly, akan mendorong perluasan edukasi bagi berbagai kelompok masyarakat: ASN, pelaku UMKM, generasi muda, hingga petani dan nelayan. “Peningkatan literasi sangat penting agar ekonomi masyarakat dapat tumbuh lebih baik,” katanya.

Ia mengatakan keberadaan OJK di Maluku Utara akan memudahkan warga memperoleh informasi akurat dan melaporkan pinjaman online ilegal maupun investasi bodong.

“Bagi mereka yang ingin berinvestasi daring atau mengambil pinjaman tanpa kolateral tetapi membutuhkan kepastian, OJK menjadi tempat yang tepat untuk berkonsultasi,” tutur Sherly.

Menurutnya, kolaborasi dengan OJK juga menjadi kunci memperluas akses pembiayaan yang inklusif, termasuk fasilitas tanpa agunan bagi petani dan nelayan.

Ia menilai langkah ini penting agar pertumbuhan ekonomi Maluku Utara, yang mencapai 39 persen pada kuartal III, dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Bersama OJK, kami akan menyiapkan peta jalan yang konkret agar pemerataan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara benar-benar terwujud,” ujar Sherly.

Tim Redaksi
Editor:

Literasi

Profile

Khazanah

Bagikan :

Artikel Terkait

Ternate — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi membuka Kantor Perwakilan di Maluku Utara. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menegaskan bahwa kehadiran OJK di daerah ini harus menjadi momentum memperkuat literasi keuangan masyarakat demi menekan maraknya praktik keuangan ilegal.

Dalam konferensi pers usai peresmian kantor dan pengukuhan Kepala OJK Provinsi Maluku Utara di Bela Hotel Ternate, Selasa, (9/12/2025), Sherly mengatakan Pemerintah Provinsi siap berkolaborasi penuh.

“Kami sangat mengapresiasi akhirnya OJK memiliki kantor di Maluku Utara,” ujarnya.

Sherly menekankan bahwa literasi keuangan dan literasi digital menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya penetrasi layanan keuangan digital.

Pemprov, kata Sherly, akan mendorong perluasan edukasi bagi berbagai kelompok masyarakat: ASN, pelaku UMKM, generasi muda, hingga petani dan nelayan. “Peningkatan literasi sangat penting agar ekonomi masyarakat dapat tumbuh lebih baik,” katanya.

Ia mengatakan keberadaan OJK di Maluku Utara akan memudahkan warga memperoleh informasi akurat dan melaporkan pinjaman online ilegal maupun investasi bodong.

“Bagi mereka yang ingin berinvestasi daring atau mengambil pinjaman tanpa kolateral tetapi membutuhkan kepastian, OJK menjadi tempat yang tepat untuk berkonsultasi,” tutur Sherly.

Menurutnya, kolaborasi dengan OJK juga menjadi kunci memperluas akses pembiayaan yang inklusif, termasuk fasilitas tanpa agunan bagi petani dan nelayan.

Ia menilai langkah ini penting agar pertumbuhan ekonomi Maluku Utara, yang mencapai 39 persen pada kuartal III, dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Bersama OJK, kami akan menyiapkan peta jalan yang konkret agar pemerataan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara benar-benar terwujud,” ujar Sherly.

Tim Redaksi
Editor:
Bagikan :

Artikel Terkait

Terpopuler

Latest Articles