Ternate – Wakil Rektor III Bidang Alumni, Kerja Sama, dan Kemahasiswaan Universitas Khairun (Unkhair), Jamal Hi Arsad, menutup rangkaian Accounting Week Fest (AWF) 2026 yang digelar Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Sabtu (18/7) kemarin.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Dies Natalis ke-17 Prodi Akuntansi itu berlangsung di Lapangan Waterboom, Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.
Selain menjadi ajang perayaan, AWF juga diarahkan sebagai ruang pengembangan kepemimpinan, kreativitas, dan kewirausahaan mahasiswa.
Menurut Jamal, kegiatan kemahasiswaan semacam ini memberi pengalaman praktis yang tidak selalu diperoleh di ruang kuliah.
“Mahasiswa belajar mengelola organisasi, membangun kepemimpinan, dan mengembangkan jiwa kewirausahaan. Harapannya, setelah lulus mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.
Ia mengatakan, Unkhair akan terus mendukung kegiatan mahasiswa yang mendorong peningkatan kompetensi sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
Baginya, antusiasme peserta dalam AWF menunjukkan kemampuan mahasiswa menghadirkan program yang berdampak.
Staf Ahli Wali Kota Ternate Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Abdullah Hi Muhammad Saleh, yang menghadiri penutupan kegiatan, menilai AWF mencerminkan kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus diperkuat melalui berbagai program yang memberi manfaat, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat,” ujarnya.
Dekan FEB Unkhair, Sulfi Abdulhaj, mengatakan keberhasilan AWF merupakan hasil kerja kolektif mahasiswa.
Menurut dia, keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama kegiatan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya memperingati dies natalis, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM untuk berkembang. Inilah bentuk kehadiran kampus yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Sulfi.
Ia juga mengungkapkan, FEB Unkhair menargetkan peningkatan mutu akademik dalam empat tahun mendatang. Tiga program studi di lingkungan fakultas diproyeksikan meraih akreditasi unggul sebelum melangkah menuju akreditasi internasional.
Saat ini, Program Studi Ekonomi Pembangunan telah menjalani proses akreditasi unggul, sedangkan Program Studi Manajemen dan Akuntansi tengah dipersiapkan.
FEB juga menyiapkan penguatan program pendidikan mulai jenjang sarjana hingga doktor sebagai bagian dari strategi tersebut.
“Kami optimistis target itu tercapai karena didukung sumber daya manusia yang memadai, termasuk dosen bergelar doktor dan guru besar,” ujarnya.
Penutupan AWF 2026 ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Abdullah Hi Muhammad Saleh. Prosesi itu disaksikan Dekan FEB Sulfi Abdulhaj, Wakil Dekan I Said Mala, Wakil Dekan III Marwan Man Soleman, serta Koordinator Program Studi Akuntansi Gregorius Jeandry.



