back to top
Katulistiwa |

Di Maluku Utara, Hanya SMK Negeri 2 Ternate yang Miliki Mesin Laser Cutting

Terpopuler

Artikel Terkait

Ternate – SMK Negeri 2 Kota Ternate mencatatkan diri sebagai satu-satunya sekolah menengah kejuruan di Provinsi Maluku Utara yang memiliki mesin laser cutting.

Kehadiran teknologi ini menjadi langkah maju dalam mendukung pengembangan keterampilan siswa di bidang teknologi dan industri kreatif.

Mesin laser cutting tersebut memungkinkan siswa menghasilkan berbagai motif dan pola dengan tingkat presisi tinggi. Selain itu, menjadi sarana unggulan untuk mengasah kreativitas sekaligus keterampilan teknis siswa.

Dengan kemampuan memotong dan mengukir berbagai material seperti akrilik, kayu, hingga kulit, mesin ini mampu menghasilkan produk yang rapi dan detail.

Keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan, terutama dalam menjawab kebutuhan dunia kerja di era industri 4.0.

Kepala SMK Negeri 2 Kota Ternate, Mustafa Muhamad, menyatakan bahwa mesin laser cutting ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi sekolah karena menjadi fasilitas eksklusif di tingkat provinsi.

“Tak hanya soal teknologi, kami juga menekankan pembentukan karakter siswa. Kedisiplinan dalam penggunaan mesin menjadi hal utama, mulai dari pemahaman prosedur keselamatan, pemrograman, hingga perawatan,” ujarnya, Selasa (21/4).

Ia menambahkan, mesin tersebut telah terintegrasi dalam proses pembelajaran, khususnya pada jurusan Teknik Pemesinan dan kompetensi terkait desain serta produksi. Siswa tak hanya diajarkan mengoperasikan mesin, tetapi juga merancang desain digital sebelum masuk ke tahap produksi.

“Dengan fasilitas ini, kami berharap dapat melahirkan lulusan yang kompetitif, kreatif, dan siap bersaing di industri kreatif maupun manufaktur,” katanya.

Pihak sekolah juga membuka peluang kerja sama dengan industri lokal guna memanfaatkan hasil karya siswa berbasis teknologi laser cutting.

Keberadaan mesin ini semakin memperkuat posisi SMK Negeri 2 Ternate sebagai sekolah vokasi unggulan di Maluku Utara yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Tim Redaksi
Editor:

Literasi

Profile

Khazanah

Bagikan :

Artikel Terkait

Ternate – SMK Negeri 2 Kota Ternate mencatatkan diri sebagai satu-satunya sekolah menengah kejuruan di Provinsi Maluku Utara yang memiliki mesin laser cutting.

Kehadiran teknologi ini menjadi langkah maju dalam mendukung pengembangan keterampilan siswa di bidang teknologi dan industri kreatif.

Mesin laser cutting tersebut memungkinkan siswa menghasilkan berbagai motif dan pola dengan tingkat presisi tinggi. Selain itu, menjadi sarana unggulan untuk mengasah kreativitas sekaligus keterampilan teknis siswa.

Dengan kemampuan memotong dan mengukir berbagai material seperti akrilik, kayu, hingga kulit, mesin ini mampu menghasilkan produk yang rapi dan detail.

Keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan, terutama dalam menjawab kebutuhan dunia kerja di era industri 4.0.

Kepala SMK Negeri 2 Kota Ternate, Mustafa Muhamad, menyatakan bahwa mesin laser cutting ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi sekolah karena menjadi fasilitas eksklusif di tingkat provinsi.

“Tak hanya soal teknologi, kami juga menekankan pembentukan karakter siswa. Kedisiplinan dalam penggunaan mesin menjadi hal utama, mulai dari pemahaman prosedur keselamatan, pemrograman, hingga perawatan,” ujarnya, Selasa (21/4).

Ia menambahkan, mesin tersebut telah terintegrasi dalam proses pembelajaran, khususnya pada jurusan Teknik Pemesinan dan kompetensi terkait desain serta produksi. Siswa tak hanya diajarkan mengoperasikan mesin, tetapi juga merancang desain digital sebelum masuk ke tahap produksi.

“Dengan fasilitas ini, kami berharap dapat melahirkan lulusan yang kompetitif, kreatif, dan siap bersaing di industri kreatif maupun manufaktur,” katanya.

Pihak sekolah juga membuka peluang kerja sama dengan industri lokal guna memanfaatkan hasil karya siswa berbasis teknologi laser cutting.

Keberadaan mesin ini semakin memperkuat posisi SMK Negeri 2 Ternate sebagai sekolah vokasi unggulan di Maluku Utara yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Tim Redaksi
Editor:
Bagikan :

Artikel Terkait

Terpopuler

Latest Articles