back to top
Katulistiwa |

BP2RD Ternate Jemput Bola Tagih PBB, Kalumata Jadi Titik Awal

Terpopuler

Artikel Terkait

‎Ternate – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate terus melakukan terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
‎
‎Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menerapkan skema penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara door to door atau mendatangi langsung rumah warga.
‎
‎Program jemput bola ini resmi diawali di wilayah Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kamis (15/10) kemarin.
‎
‎Dalam skema tersebut, para petugas BP2RD mendatangi kediaman para wajib pajak secara langsung untuk mempermudah proses pembayaran sekaligus mensosialisasikan pentingnya kepatuhan membayar PBB.
‎
‎Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, mengatakan bahwa skema door to door menjadi strategi krusial pemerintah daerah dalam menggenjot capaian PAD, khususnya dari sektor PBB. Menurutnya, pendekatan langsung ke masyarakat dapat memangkas kendala jarak dan waktu yang sering menjadi alasan warga menunda pembayaran pajak.
‎
‎“Program door to door ini merupakan salah satu upaya kami dalam menggenjot PAD pada sektor pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memastikan potensi pajak di setiap wilayah terdata dan tertagih dengan maksimal,” ucapnya.
‎
‎Melalui aksi turun lapangan ini, BP2RD Kota Ternate tidak hanya berfokus pada penagihan kewajiban pajak, tetapi juga memberikan edukasi dan transparansi data perpajakan kepada masyarakat. Pendekatan yang humanis dan kemudahan layanan menjadi penekanan utama dalam pelaksanaan program tersebut.
‎
‎Ia menambahkan, pemilihan Kelurahan Kalumata sebagai titik awal pelaksanaan program didasari oleh potensi penerimaan PBB yang cukup besar serta intensitas pemukiman yang terus berkembang. Ke depan, BP2RD Kota Ternate merencanakan secara bertahap menyisir seluruh kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Ternate.
‎
‎“Dengan dilaksanakannya program jemput bola ini, kami berharap tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar PBB semakin meningkat,” ujarnya.
‎
‎Ia berharap, dengan dilaksanakannya program jemput bola ini, tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar PBB semakin meningkat.
‎
‎”Hasil dari penerimaan pajak sektor PBB nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, dan peningkatan layanan masyarakat di Kota Ternate,” pungkasnya.

Tim Redaksi
Editor:

Literasi

Profile

Khazanah

Bagikan :

Artikel Terkait

‎Ternate – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Ternate terus melakukan terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
‎
‎Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menerapkan skema penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara door to door atau mendatangi langsung rumah warga.
‎
‎Program jemput bola ini resmi diawali di wilayah Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Kamis (15/10) kemarin.
‎
‎Dalam skema tersebut, para petugas BP2RD mendatangi kediaman para wajib pajak secara langsung untuk mempermudah proses pembayaran sekaligus mensosialisasikan pentingnya kepatuhan membayar PBB.
‎
‎Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, mengatakan bahwa skema door to door menjadi strategi krusial pemerintah daerah dalam menggenjot capaian PAD, khususnya dari sektor PBB. Menurutnya, pendekatan langsung ke masyarakat dapat memangkas kendala jarak dan waktu yang sering menjadi alasan warga menunda pembayaran pajak.
‎
‎“Program door to door ini merupakan salah satu upaya kami dalam menggenjot PAD pada sektor pajak, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memastikan potensi pajak di setiap wilayah terdata dan tertagih dengan maksimal,” ucapnya.
‎
‎Melalui aksi turun lapangan ini, BP2RD Kota Ternate tidak hanya berfokus pada penagihan kewajiban pajak, tetapi juga memberikan edukasi dan transparansi data perpajakan kepada masyarakat. Pendekatan yang humanis dan kemudahan layanan menjadi penekanan utama dalam pelaksanaan program tersebut.
‎
‎Ia menambahkan, pemilihan Kelurahan Kalumata sebagai titik awal pelaksanaan program didasari oleh potensi penerimaan PBB yang cukup besar serta intensitas pemukiman yang terus berkembang. Ke depan, BP2RD Kota Ternate merencanakan secara bertahap menyisir seluruh kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Ternate.
‎
‎“Dengan dilaksanakannya program jemput bola ini, kami berharap tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar PBB semakin meningkat,” ujarnya.
‎
‎Ia berharap, dengan dilaksanakannya program jemput bola ini, tingkat kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membayar PBB semakin meningkat.
‎
‎”Hasil dari penerimaan pajak sektor PBB nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, dan peningkatan layanan masyarakat di Kota Ternate,” pungkasnya.

Tim Redaksi
Editor:
Bagikan :

Artikel Terkait

Terpopuler

Latest Articles